BDG Connex
Shows Venues Artworks Artists Sign in Sign up ◼︎

Tekstil Chandra Tresnadi : dikuratori oleh Yan Yan Sunarya dan ko-kurator Tyar Ratuannisa

Curators Choice: EDANKEUN Aug 20th - Oct 20th


Chandra Tresnadi 
Dosen FSRD ITB, Peneliti (estetika interaksi: game, aplikasi digital, batik), Desainer Kriya 
 
Lahir di Bandung, 13 Februari 1979, besar di Batang (Jawa Tengah) dan kembali ke Bandung tahun 1997. Belajar pertama kali keilmuan kriya termasuk batik di program sarjana (1998-2002), mendapatkan gelar Master Desain di bidang game dan animasi (2007-2009), dan Doktor Estetika Interaksi pada Game Berbasis Konten Budaya (2010-2016) di FSRD ITB. Terlibat di penelitian-pengabdian tentang batik di Tasikmalaya, Rejanglebong, Pekalongan, Batang, dan Bandung. Mengikuti pameran seni serat/retail kriya dan desain. Karyanya cenderung memanfaatkan gaya ragam hias batik seperti seri batik mushaf (2004), fraktal (2006), game Nitiki (2009, game interaktif pertama di dunia di ruang publik, mengangkat konten batik, dan teknologi layar multi-sentuh partisipatori. Game Nitiki menjuarai Indonesia ICT Awards 2010, finalis Indonesia Young Creative Entrepreneurship 2010, 100 Tokoh Indonesia Digitalpreneur bidang game developer, Young Women Netizen 50 Creative Tourism Ambassador bidang game interaktif, pembicara di TEDx Jakarta, dan mendapatkan Beasiswa Unggulan, dan dua karya animateutik yang belum rilis (2018 dan 2019, film animasi pendek pertama di dunia dengan teknik stop motion batik tulis). Aktif berkolaborasi bersama: Xeranta (aplikasi Museum+, Museum Tekstil Jakarta), Sembilan Matahari (video mapping Museum Batik Pekalongan dan Gedung Sate Jawa Barat), Biminasoft (aplikasi JuzAmma-Bahasa Indonesia), Masagi Studio (aplikasi Kartu Ajaib Sholat 3D), dan Navetta Design Studio + SUJI (mini coffee roaster cover seri Nusantara). Beberapa kali menjadi juri lomba batik tingkat kota Bandung hingga Jawa Barat, dan saat ini menjadi juri tetap bidang aplikasi dan game di FIKSI (Festival Inovasi Kewirausahaan Siswa Indonesia). Berprofesi sebagai dosen tetap ASN dan peneliti di bidang estetika interaksi (game-aplikasi digital) juga kriya batik di Kelompok Keilmuan Ilmu-ilmu Desain dan Budaya Visual-FSRD ITB, serta mengelola nu’un corner Studio di Bandung. 


Chandra Tresnadi
Dosen FSRD ITB, Peneliti (estetika interaksi: game, aplikasi digital, batik), Desainer Kriya
 
Lahir di Bandung, 13 Februari 1979, besar di Batang (Jawa Tengah) dan kembali ke Bandung tahun 1997. Belajar pertama kali keilmuan kriya termasuk batik di program sarjana (1998-2002), mendapatkan gelar Master Desain di bidang game dan animasi (2007-2009), dan Doktor Estetika Interaksi pada Game Berbasis Konten Budaya (2010-2016) di FSRD ITB. Terlibat di penelitian-pengabdian tentang batik di Tasikmalaya, Rejanglebong, Pekalongan, Batang, dan Bandung. Mengikuti pameran seni serat/retail kriya dan desain. Karyanya cenderung memanfaatkan gaya ragam hias batik seperti seri batik mushaf (2004), fraktal (2006), game Nitiki (2009, game interaktif pertama di dunia di ruang publik, mengangkat konten batik, dan teknologi layar multi-sentuh partisipatori. Game Nitiki menjuarai Indonesia ICT Awards 2010, finalis Indonesia YoungCreative Entrepreneurship 2010, 100 Tokoh Indonesia Digitalpreneur bidang game developer, Young Women Netizen 50 Creative Tourism Ambassador bidang game interaktif, pembicara di TEDx Jakarta, dan mendapatkan Beasiswa Unggulan, dan dua karya animateutik yang belum rilis (2018 dan 2019, film animasi pendek pertama di dunia dengan teknik stop motion batik tulis). Aktif berkolaborasi bersama: Xeranta (aplikasi Museum+, Museum Tekstil Jakarta), SembilanMatahari (video mapping Museum Batik Pekalongan dan Gedung Sate Jawa Barat), Biminasoft (aplikasi JuzAmma-Bahasa Indonesia), Masagi Studio (aplikasi Kartu Ajaib Sholat 3D), dan Navetta Design Studio + SUJI (mini coffee roaster cover seri Nusantara). Beberapa kali menjadi juri lomba batik tingkat kota Bandung hingga Jawa Barat, dan saat ini menjadi juri tetap bidang aplikasi dan game di FIKSI (Festival Inovasi Kewirausahaan Siswa Indonesia). Berprofesi sebagai dosen tetap ASN dan peneliti di bidang estetika interaksi (game-aplikasi digital) juga kriya batik di Kelompok Keilmuan Ilmu-ilmu Desain dan Budaya Visual-FSRD ITB, serta mengelola nu’un corner Studio di Bandung.
 
 

© BDG Connex 2017 - 2020