BDG Connex
Shows Venues Artworks Artists Sign in Sign up ◼︎

SEMI CUSTOM Readymade - Redesign - Nonlabel : Solo Exhibition of Yudi Noor

Orbital Dago Jul 22nd - Sep 8th, 2018

Pameran Tunggal Yudi Noor

SEMI CUSTOM Readymade - Redesign – Nonlabel

22 Juli – 17 Agustus 2018

Pembukaan :
Minggu, 22 Juli 2018
Jam. 19.00 WIB

Tempat:
Orbital Dago
Jl. Rancakendal Luhur No.7
Bandung 40191

Uraian
Pameran bertajuk SEMI CUSTOM Readymade - Redesign – Nonlabel merupakan pameran tunggal pertama seniman kelahiran Bandung , Yudi Noor (lahir 1971) yang sekarang tinggal di Berlin , Jerman. Pameran ini menjadi bagian dari rangkaian Bandung Art Month 2018 “ Balik Bandung” yang diselenggarakan BDGconnex. Tema tersebut menjadi landasan kuat Yudi untuk memamerkan karya-karyanya di tanah air. Sejak berpraktek sebagai seniman , sebelumnya ia tidak pernah berkesempatan memamerkan karyan-karyanya di Indonesia. Karya-karya Yudi Noor dikenal dengan garapan instalasi dengan assemblage atau merangkai himpunan berbagai objek atau benda, dan metoda kolase dengan berbagai material temuan yang jarang dilihat banyak orang tetapi ia sering amati. Objek –objek itu kebanyakan ia rangkai menjadi semacam patung atau instalasi , beberapa dibingkai seperti karya drawing atau lukisan. Ia banyak mengoleksi berbagai benda temuan , mulai dari kain/ tekstil, kayu , kursi maupun hiasan-hiasan hingga material konstruksi seperti besi penyangga, pagar teralis dan sebagainya.

Karya-karya dalam pameran ini , diakuinya bagaimana ia sebenarnya masih belum mengenal sepenuhnya atau semacam kegamangan menghadapi apa yang terjadi atau perkembangan seni di Indonesia sejak ia meninggalkan negeri ini. Yudi Noor memutuskan keluar dari Bandung , hidup berpindah –pindah dibeberapa kota di Jawa maupun luar Jawa hingga akhirnya ia tinggal di pulau Bali. Dari Bali ia menuju Bangkok, Thailand dan kemudian ke Swedia sebelum akhirnya menetap di kota Berlin , Jerman, sekitar tahun 1990-an. Yudi Noor melanjutkan kuliah di Berlin (UDK) dibawah bimbingan seorang professor. Karir senimannya dimulai sekitar tahun 2002, ketika ia membantu sebuah galeri yang akan memamerkan karya-karya kontemporer dari Indonesia, yaitu pameran AWAS ! Recent Art from Indonesia yang dikelola oleh Yayasan Cemeti dengan kurator asal Jerman, Alexandra Kuss.

Pameran Tunggal Yudi Noor



SEMI CUSTOM Readymade - Redesign – Nonlabel



22 Juli – 17 Agustus 2018



Pembukaan :
Minggu, 22 Juli 2018
Jam. 19.00 WIB



Tempat:
Orbital Dago
Jl. Rancakendal Luhur No.7
Bandung 40191




Uraian
Pameran bertajuk SEMI CUSTOM Readymade - Redesign – Nonlabel merupakan pameran tunggal pertama seniman kelahiran Bandung , Yudi Noor (lahir 1971) yang sekarang tinggal di Berlin , Jerman. Pameran ini menjadi bagian dari rangkaian Bandung Art Month 2018 “ Balik Bandung” yang diselenggarakan BDGconnex. Tema tersebut menjadi landasan kuat Yudi untuk memamerkan karya-karyanya di tanah air. Sejak berpraktek sebagai seniman , sebelumnya ia tidak pernah berkesempatan memamerkan karyan-karyanya di Indonesia. Karya-karya Yudi Noor dikenal dengan garapan instalasi dengan assemblage atau merangkai himpunan berbagai objek atau benda, dan metoda kolase dengan berbagai material temuan yang jarang dilihat banyak orang tetapi ia sering amati. Objek –objek itu kebanyakan ia rangkai menjadi semacam patung atau instalasi , beberapa dibingkai seperti karya drawing atau lukisan. Ia banyak mengoleksi berbagai benda temuan , mulai dari kain/ tekstil, kayu , kursi maupun hiasan-hiasan hingga material konstruksi seperti besi penyangga, pagar teralis dan sebagainya. 




Karya-karya dalam pameran ini , diakuinya bagaimana ia sebenarnya masih belum mengenal sepenuhnya atau semacam kegamangan menghadapi apa yang terjadi atau perkembangan seni di Indonesia sejak ia meninggalkan negeri ini. Yudi Noor memutuskan keluar dari Bandung , hidup berpindah –pindah dibeberapa kota di Jawa maupun luar Jawa hingga akhirnya ia tinggal di pulau Bali. Dari Bali ia menuju Bangkok, Thailand dan kemudian ke Swedia sebelum akhirnya menetap di kota Berlin , Jerman, sekitar tahun 1990-an. Yudi Noor melanjutkan kuliah di Berlin (UDK) dibawah bimbingan seorang professor. Karir senimannya dimulai sekitar tahun 2002, ketika ia membantu sebuah galeri yang akan memamerkan karya-karya kontemporer dari Indonesia, yaitu pameran AWAS ! Recent Art from Indonesia yang dikelola oleh Yayasan Cemeti dengan kurator asal Jerman, Alexandra Kuss. 
 
 
Biodata




Born 1971 in Bandung, West Java, Indonesia. Graduated from the Berlin University of the Arts. Lives and works in Berlin. 


Grants and Awards




2013 


-       Artist in Residence Program Air Dubai


-       Delfina Foundation, 


-       Dubai Culture, Art Dubai, 




-       Taskkeel, Dubai, UAE 




-       Artist in Residence Program, Al Riwaq Art Space, Manama, Goethe-Institut Gulf Region, Bahrain




 
2010 




Artist in Residence, Air Krems, Krems, Austria





Solo exhibitions:




2018




SEMI CUSTOM : Readymade – Redesign – Nonlabel, ORBITAL DAGO, Bandung. Indonesia




 
2013 




-       RECOGNIZE SET IN FREE EDGE, Marisa Favretto - Yudi Noor, Galerie Christian Ehrentraut, Berlin




-       KHALAS, and then..., Al Riwaq Art Space, Manama Bahrain




 
2012 




Accumulation and the Hereafter Perception, Galerie Christian Ehrentraut, Berlin




2011 




-       In-kawr-puh-reyt, Nettie Horn Gallery, London 




-       Clear Mountain, Galerie Christian Ehrentraut, Berlin




2010 




-       Mixed Opera, Galerie Birgit Ostermeier, Berlin 




-       Between the Bars, Nettie Horn Gallery, London 




-       Pre-loaded key: colour: Yudi Noor - Peter Sandbichler, Galerie Stadtpark, Krems




2009 




-       We Have Time, Kunstverein Arnsberg 




-       FROM, Galerie Birgit Ostermeier, Berlin




 




2008 




Shadow and the Other Side of Entroducing Life, Galerie Birgit Ostermeier, Berlin




2007 




From Zero Back to Zero, Preview Berlin 07




Group exhibitions




2018




BEYOND THE MOON, Haus am Lutzowplatz , Studio Galerie , Berlin




2017 




Skulpturen-Triennale Bingen 2017 - NAH UND FERN, Skulpturen am Rheinkilometer 529 Gerda & Kuno Pieroth Stiftung.




2015 / 16 




Topo ing rame, BMW Stiftung Herbert Quandt, Berlin





2014 




-       Haunted Thresholds - Spirituality in Contemporary Southeast Asia, Kunstverein Göttingen, Altes Rathaus 




-       Reflections on Psychedelia, CAN - Christina Androulidaki Gallery, Athena 




-       NEON – Vom Leuchten der Kunst, Stadtgalerie Saarbrücken




 




2013 




-       NEON – Vom Leuchten der Kunst, Museum für Konkrete Kunst, Ingolstadt 




-       In the Studio, ReMap 4, Kunsthalle Athen




 




2011 




-       Metrospective 1.0, Program e.V., Berlin 




-       13, Galerie Christian Ehrentraut, Berlin




 




2010 




-       Collective, Nettie Horn, London 




-       Inkonstruktion V, Art Biesenthal, Biesenthal 




-       Green Gold and the Rainforest is Gone, ARCO 2010, Madrid 




-       Art Barter, HBC, Berlin 




-       ID - Indonesian Contemporary Art, Kunstraum Bethanien, Berlin Pastiche: When a Tree Falls in the Forest..., SAIR, Jyperup, Denmark Langhaus, Zagreus Projekt, Berlin Hypernatural, Berlin




 




2009




-       Let's go home, S-Kai, Hamburg 




-       Weihnachten, Stiftung Starke, Berlin 




-       Langhaus, Zagreus, Berlin




 




2008 




-       Der Autorität, Kunstverein Arnsberg 




-       EINZUEINS RÜGEN - Skulpturensommer, Rügen 




-       20 Minutes to up, Fondazione Kriester, Vendone 




-       Beware the After Effects, Infernoesque, Berlin 




-       Inkonstruktion II, Art Biesenthal, 




-       Biesenthal VOLTAshow 04, Basel, Suisse




 




2007




-       Babylon, Galerie Birgit Ostermeier, 




-       Berlin In Neuem Kontext, St. Johannes Evangelist-Kirche, Berlin




-       Redistribution of the sensible, Galerie Magnus Müller, Berlin 




-       Ghost Rewind, Performance, Galerie Magnus Müller, Berlin




 




2006 




-       Red Wok Double Deck Apollo, Performance, Lothringer 13, München Topoing




-       Rame, Performance, Kulturforum, Berlin




 




2005 




-       Life slow ghost fast, Performance, Haus 5, Pfefferberg, Berlin


Residensi
Jul 22nd, 12:0am - Sep 8th, 12:0am, 2018

Untuk pameran tunggalnya Yudi Noor akan beresidensi selama 1 bulan di Bandung dan sekitarnya

Artist Talk Yudi Noor
Jul 22nd, 12:0am - Sep 8th, 12:0am, 2018

Artist Talk

Pameran Tunggal Yudi Noor
SEMI CUSTOM Readymade - Redesign – Nonlabel

Tempat:
Orbital Dago
Jl. Rancakendal Luhur No.7
Bandung 40191

Uraian

Pameran bertajuk SEMI CUSTOM Readymade - Redesign – Nonlabel merupakan pameran tunggal pertama seniman kelahiran Bandung , Yudi Noor (lahir 1971) yang sekarang tinggal di Berlin , Jerman. Pameran ini menjadi bagian dari rangkaian Bandung Art Month 2018 “ Balik Bandung” yang diselenggarakan BDGconnex. Tema tersebut menjadi landasan kuat Yudi untuk memamerkan karya-karyanya di tanah air. Sejak berpraktek sebagai seniman , sebelumnya ia tidak pernah berkesempatan memamerkan karyan-karyanya di Indonesia. Karya-karya Yudi Noor dikenal dengan garapan instalasi dengan assemblage atau merangkai himpunan berbagai objek atau benda, dan metoda kolase dengan berbagai material temuan yang jarang dilihat banyak orang tetapi ia sering amati. Objek –objek itu kebanyakan ia rangkai menjadi semacam patung atau instalasi , beberapa dibingkai seperti karya drawing atau lukisan. Ia banyak mengoleksi berbagai benda temuan , mulai dari kain/ tekstil, kayu , kursi maupun hiasan-hiasan hingga material konstruksi seperti besi penyangga, pagar teralis dan sebagainya.

Karya-karya dalam pameran ini , diakuinya bagaimana ia sebenarnya masih belum mengenal sepenuhnya atau semacam kegamangan menghadapi apa yang terjadi atau perkembangan seni di Indonesia sejak ia meninggalkan negeri ini. Yudi Noor memutuskan keluar dari Bandung , hidup berpindah –pindah dibeberapa kota di Jawa maupun luar Jawa hingga akhirnya ia tinggal di pulau Bali. Dari Bali ia menuju Bangkok, Thailand dan kemudian ke Swedia sebelum akhirnya menetap di kota Berlin , Jerman, sekitar tahun 1990-an. Yudi Noor melanjutkan kuliah di Berlin (UDK) dibawah bimbingan seorang professor. Karir senimannya dimulai sekitar tahun 2002, ketika ia membantu sebuah galeri yang akan memamerkan karya-karya kontemporer dari Indonesia, yaitu pameran AWAS ! Recent Art from Indonesia yang dikelola oleh Yayasan Cemeti dengan kurator asal Jerman, Alexandra Kuss.

Biodata

Yudi Noor was born in Bandung, Indonesia in 1971. He studied at the UDK Berlin. From January through March 2013, he was artist in residence in Dubai with a grant from Dubai Culture, Art Dubai, Tashkeel and the Delfina Foundation. Later this year, he was artist in residence at the Al Riwaq Art Space in Manama, Bahrain. Yudi Noor lives and works in Berlin. His installations combine meticulous craftsmanship with readymade architectural sample material and religious and philosophical concepts. Although composed intuitively, in the course of the work the characteristics of each material, it’s origins and original use in secular or sacred contexts determine it’s place in the artworks.

 

© BDG Connex 2017 - 2020