BDG Connex
SHOWS VENUES ARTWORKS ARTISTS SIGN IN SIGN UP ◼︎
Re-Definition
Apr, 20th - 30th, 2018
Bandung, Jl. Bukit Pakar Timur No 100
Pembukaan Pameran, Fri, Apr 20th, 2018 7:0pm - 10:0pm , Dibuka oleh Hermanto Soerjanto
Wicara Seniman dan Diskusi, Fri, Apr 27th, 2018 3:0pm - 5:0pm , Bersama seniman & kurator Penanggap: Mardohar B.B. Simanjuntak
Selasar Sunaryo Art Space (SSAS) mempersembahkan pameran keenam di tahun 2018 Re-Definition Pameran Tunggal Iswanto Soerjanto 20 - 30 April 2018 Bale Tonggoh Kurator: Argus FS Pembukaan Pameran: Jumat, 20 April 2018 19.00 // Bale Tonggoh Dibuka oleh Hermanto Soerjanto Wicara Seniman & Diskusi: Jumat, 27 April 2018 15.00 // Bale Tonggoh Bersama seniman & kurator Penanggap: Mardohar B.B. Simanjuntak Iswanto Soerjanto adalah seorang seniman fotografi yang belajar secara akademik di Brooks Inst...
Press Release
Re-Definition
Pameran Tunggal Iswanto Soerjanto
20 - 30 April 2018
Bale Tonggoh
Kurator: Argus FS

Pembukaan Pameran:
Jumat, 20 April 2018
19.00 // Bale Tonggoh
Dibuka oleh Hermanto Soerjanto

Wicara Seniman & Diskusi:
Jumat, 27 April 2018
15.00 // Bale Tonggoh
Bersama seniman & kurator
Penanggap: Mardohar B.B. Simanjuntak



Setelah malang melintang di industri fotografi, Iswanto Soerjanto kini beralih ke fotografi seni. Lima tahun terakhir, dirinya banyak bekerja di kamar gelap untuk memproduksi karya seni bermaterial kertas sensitif cahaya, dengan formulasi obat-obat kimia, tanpa lagi menggunakan kamera dan lensa. 

Rupa yang dihasilkan dari cahaya dan senyawa kimia tersebut menghasilkan apa yang disebut William Henry Fox Talbot sebagai ‘photogenic drawing’, untuk menyebut karya-karya cetak yang mengekspos objek nyata pada kertas sensitif cahaya secara langsung dan menciptakan citra yang tak berkisah. Karya-karya Iswanto menggunakan teknik photogram, chemigram dan cyanotipe dan menghasilkan corak rupa abstrak.

Praktik Iswanto terasa berseberangan dengan banyaknya ‘kemudahan’ fotografi hari ini. Iswanto melihat lagi sejarah, esensi dan metoda awal fotografi dalam proses cetak foto. Dirinya berhasil menyajikan sebuah temuan baru dalam fotografi seni kontemporer, di tengah dominasi fotografi digital, di mana proses cetak foto nyaris ditinggalkan. Tantangan lainnya adalah perihal kelangkaan dan keterbatasan bahan dasar karya, seperti kertas sensitif cahaya, material-material kimia dan banyak peralatan kamar gelap lainnya. Alih-alih rintangan Iswanto justru melihat kedua tantangan fotografi nir-kamera tersebut sebagai potensi fotografi dalam medan seni rupa kontemporer.

-

Iswanto Soerjanto adalah seorang seniman fotografi yang belajar secara akademik di Brooks Institute of Photography, Santa Barbara, California pada 1988. Sejak 1990 ia bekerja secara profesional sebagai advertisement photographer. Ia juga sempat mengajar fotografi di Akademi Desain Visi Yogyakarta (ADVY), Yogyakarta dan beberapa sekolah desain dan seni di Jakarta. Sejumlah pameran bersama yang pernah diikuti antara lain: “INSPIRATION”, Jakarta (1993), “PHOTOMORGANA”, Jakarta (1996), “Beyond Photography”, Ciputra Artpreneur Gallery, Jakarta (2011), “Why We Do What We are Doing”, Mizuma Gallery, Singapore (2016).


, © 2018. Selasar Sunaryo Art Space
About / Terms / Privacy / Partnership

© BDG Connex 2017 - 2019

© BDG Connex 2017 - 2019