BDG Connex
SHOWS VENUES ARTWORKS ARTISTS SIGN IN SIGN UP ◼︎
"Colors and Paper" Solo Exhibition by Mademoiselle Maurice (France)
Jul 31st - Aug 31st, 2018
Bandung, Jl. Setraduta Raya L-6
Institut Francais Indonesia bekerja sama dengan NuArt Sculpture Park mempersembahkan Pameran Seni Rupa “Colors & Paper” oleh Mademoiselle Maurice 31 Juli – 31 Agustus 2018 Pembukaan: Selasa, 31 Juli 2018 Pk. 17.00 WIB Galeri Teras – NuArt Sculpture Park Jl. Setraduta Raya L-6 Bandung Mademoiselle Maurice adalah seniman asal Perancis yang proses kreasinya berangkat dari beragam peristiwa yang menyentuh menyentuh rasa kemanusiannya, terutama setelah ia mengalami sendiri gempa dan tsunami di Tokyo ...
Press Release

Mademoiselle Maurice lahir dan besar di daerah pegunungan tinggi Savoy dan menempuh pendidikan tinggi bidang arsitektur di kota Lyon, Perancis. Sempat bekerja di Jenewa, Swiss dan kini menetap di kota Marseille. Ia pernah bermukim selama setahun di Tokyo, Jepang. Selama satu tahun di negara tersebut, Mademoiselle Maurice ikut mengalami sendiri gempa bumi, tsunami dan meledaknya pembangkit tenaga listrik nuklir di Fukushima pada tahun 2011.

Berangkat dari beragam peristiwa yang menyentuh rasa kemanusiaannya tersebut, ia mulai membuat karya seni urban. Salah satu inspirasinya datang dari kisah nyata Sadako Sasaki, seorang gadis kecil yang hidup dalam tragedi bom Hiroshima. Sebuah legenda di Jepang mengatakan, “Siapapun yang membuat seribu origami bangau, permintaannya akan dikabulkan”.  Sadako sang korban “penyakit bom atom” Perang Dunia II membuat seribu origami burung bangau namun meninggal saat baru berhasil membuat 644 buah. Origami burung bangau menjadi simbol perdamaian. 

Di studionya di Paris dan Marseille, Mademoiselle Maurice mengembangkan dan menciptakan karya-karya penuh warna yang terinspirasi dari kekayaan pengalaman kehidupan dan perjalanan karirnya. Menggunakan medium kertas, cat, logam dan campuran media lainnya termasuk barang-barang daur ulang, ia memberi nafas baru pada hasil kreasinya. Bahan utama yang ia pakai dalam karyanya sungguh sederhana, yaitu kertas dan benang, namun ia membuatnya sedemikian rupa menjadi sebuah karya yang penuh kompleksitas. Mademoiselle Maurice bermain-main dengan kontrasnya warna abu-abu kota Paris yang sendu dan monoton dengan warna-warni perkotaan yang imajinatif. Dengan kesederhanaan tampilan dalam karyanya, ia memancing pertanyaan mengenai sifat-sifat manusia dan interaksi antara manusia dengan lingkungannya. 

Karya-karyanya telah dipajang di berbagai kota di penjuru dunia; Perancis (Paris, Marseille, Montpellier, Toulouse, Carhaix, Nantes, Lyon, Reims, dll), Italia (Sisilia, San Potito), Jerman (Berlin), Belanda, Swedia (Malmo), Norwegia (Bodo), China (Haikou) , Vietnam (Hue), Australia (Sydney), Amerika Serikat (New York dan San Francisco), Singapura, Meksiko (Meksiko), Slovakia (Kosice), Singapura, Portugal (Lisbon), Jepang (Tokyo), Arab Saudi (Sharjah), Inggris (London), Belgia (Brussels), Yunani (Athena), Brasil (Natal, Canto Verde, Rio), dan sebagian lagi menempel secara permanen di dinding-dinding di Saint-Quentin (Picardie), stasiun Maryland (London), dinding dan lantai di San Potito (Italia), Sète (K-Live), MAUSA (Jura) serta dinding dengan origami logam di Berlin (Jerman).

Kali ini, Institut Français Indonesia berkolaborasi dengan NuArt Sculpture Park akan menghadirkan karya Mademoiselle Maurice yang merespon ruang-ruang di area NuArt Sculpture Park, baik di dalam ruangan maupun di area terbuka ruang seni tersebut, setelah sebelumnya melakukan interaksi berupa lokakarya origami dengan masyarakat di Kota Bandung.


 

About / Terms / Privacy / Partnership

© BDG Connex 2017 - 2019

© BDG Connex 2017 - 2019